6 Aspek Pengasuhan Anak Sering Membingungkan Orang Tua

Katulis – Halo sahabat katuliser dimana pun anda berada. Sat ini kami akan berbagi info mengenai 6 Aspek Pengasuhan Anak yang Sering Membingungkan Orang Tua. Hal tentu saja akan cukup bermanfaat bagi anda sebagai orang tua. Silahkan simak penjelasannya sampai tuntas.

Berbagai tips dan informasi, baik dari teman, orang tua, maupun media sosial, tentang perawatan anak dan bayi pasti sudah Anda pelajari. Ternyata ada beberapa ilmu pengasuhan anak yang terkadang kontroversial dan membingungkan Pak / Bu. Mari kita ingat dulu pembahasan lengkapnya di bawah ini agar tidak semakin bingung.

  1. Pemberian MP-ASI sejak dini

Makanan terbaik untuk bayi adalah ASI. Selama 6 bulan pertama, WHO menyarankan pemberian ASI tunggal. Di usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi bayi tidak bisa lagi dipenuhi dengan ASI saja. Bayi harus diberi makanan padat paling lambat usia 6 bulan. Apakah sebelum usia 6 bulan diberikan MPASI? Ada 3 variabel yang menentukan apakah bayi siap atau tidak untuk makan: 1. Kesiapan enzim, 2. Kesiapan mesin, 3. Kesiapan dalam psikologi. Pada usia 4-6 bulan, enzim pencernaan secara normal sudah mampu menyerap pati dan protein. Leher tegak dan refleks leleh berkurang menjadi ciri kesiapan motorik. Kesiapan psikologis ditentukan oleh minat anak dalam makan ketika dia melihat individu makan. Bayi belum siap mengonsumsi makanan tambahan sampai mereka berusia 4 bulan. Ketersediaan MP-ASI sebelum usia 6 bulan harus didasarkan pada temuan konsultasi dan diskusi doktor.

  1. Penggunaan Baby Walker

Ketika anak Anda sudah mencapai usia belajar berjalan, banyak orang tua mencoba menggunakan baby walker untuk mengajarinya. Namun ternyata, penggunaan baby walker untuk bayi telah ditolak sejak tahun 2005 oleh American Academy of Pediatrics, lho. Baby walker dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan bayi terjatuh dan perkembangan motoriknya terhambat. Baby walker hanya meningkatkan otot-otot kaki bagian bawah, tetapi bukan otot-otot kaki bagian atas, sedangkan perkembangan semua otot di kaki membutuhkan keterampilan berjalan yang baik.

  1. Pemanfaatan Gurita

Untuk membuat perut bayi rata dan tidak membuncit, banyak orang tua yang mempertimbangkan untuk menggunakan gurita. Bayi menggunakan terutama otot perut (pernapasan perut) dan organ dalam perut bayi, seperti hati yang sedang berkembang, untuk bernapas. Penggunaan gurita yang diikat erat dapat membuat bayi merasa gugup, sesak saat bernafas, dan meskipun terlalu kencang justru dapat melukai kulit bayi. Penggunaan gurita untuk bayi baru lahir tidak lagi disarankan karena salah satu alasan ini.

  1. Penggunaan Bedong

Hampir sama dengan menggunakan gurita, banyak orang tua juga yang mengacaukan penggunaan bedong dengan perawatan bayi. Biasanya bayi yang dibedong terasa lebih rileks dan hangat, sehingga bisa tidur lebih nyenyak. Sementara itu, bayi semakin mudah bagi orang tua untuk melahirkan. Penggunaan lampin, bagaimanapun, tidak boleh terlalu dekat. Sebenarnya bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan tulang si kecil jika menggunakan lampin yang terlalu dekat. Pergerakan bayi seringkali sangat terbatas, yang membuatnya merasa tidak nyaman.

  1. Menjemur Bayi

Bayi di bawah usia 6 bulan direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics untuk tidak terpapar sinar matahari langsung, terutama antara usia 10 dan 14 bulan (puncak sinar UV). Penjelasannya, akibat sinar matahari, kulit bayi rentan terbakar. Penting untuk menjemur bayi di bawah sinar matahari selama 5-10 menit sebelum jam 8 pagi. Saat menjemur, bayi juga harus mengenakan pakaian agar tidak ada sinar matahari langsung ke mata.

  1. Orangtua Jangan Memarahi Anak

Anda mungkin pernah mendengar beberapa gaya pengasuhan yang melarang orang tua memarahi anak-anak mereka. Memang dengan berteriak, apalagi memukul atau mencubit mereka, orang tua hendaknya tidak memarahi anak. Namun, itu tidak berarti bahwa Anda tidak dapat menghentikan anak-anak Anda melakukan hal-hal buruk. Anda harus bisa memberi tahu dia dengan tegas dan teratur jika si kecil berperilaku buruk dengan teman bermainnya atau melakukan sesuatu yang berbahaya untuk perlindungannya sendiri. Dengan cara ini, pada awalnya, si kecil Anda mungkin rewel, tetapi lebih baik daripada melihatnya tumbuh dengan karakter yang buruk.

Nah itulah 6 item parenting yang selalu membuat bingung para orang tua. Sebaiknya Anda melakukan penelitian sebelum mengejar kesalahpahaman yang telah mereda agar tidak membuat kesalahan dalam penitipan anak usia dini.

Baiklah sepertinya itu saja yang dapat kami sampaikan terkait Aspek Pengasuhan Anak yang Sering Membingungkan Orang Tua. Jika anda ingin mencari informasi lebih banyak lagi kami menyarankannya untuk langsung cek di scholar.google.co.id .

Berlangganan
Katulis di Google News
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.