Advertisement

Cara Kreatif Memberikan PR (Pekerjaan Rumah) Kepada Siswa

Katulis – Apakah anda mengetahui Cara Kreatif Memberikan PR (Pekerjaan Rumah) Kepada Siswa ? Jika belum maka silahkan pahami beberapa tips berikut ini.

Salah satu cara untuk membantu siswa memahami materi pengembalian materi yang telah dipelajari. Berharap, ulangi materi yang dipelajari, tulis ulang, dan sebagainya. Untuk mengulang materi, guru dapat memberikan pekerjaan rumah (pekerjaan rumah). Api dalam Pikiran yang Menarik (Fires in the Mind Compelling) dari Kathleen Cushman memberikan kiat mengajar bagi guru untuk memberikan pekerjaan rumah.

Kiat-kiat ini tidak hanya mendaftar cara-cara kreatif, tetapi lebih mengontekstualisasikan hal-hal yang diperlukan ketika memberikan pekerjaan rumah. Ini dilakukan dengan memperhatikan kelas, formulir pekerjaan rumah, prosedur pemberian pekerjaan rumah, serta tugas pekerjaan rumah alternatif. Berikut adalah cara kreatif untuk memberikan pekerjaan rumah.

  1. Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Materi Baru
    Ketika guru memperkenalkan materi baru kepada siswa, guru dapat memberikan pekerjaan rumah sebagai penguat. Pekerjaan rumah yang diberikan bisa dalam bentuk pertanyaan yang relevan dengan materi baru. Pertanyaan diajukan agar siswa dapat mengingat materi. Agar lebih mudah, guru dapat memberikan contoh di kelas, kemudian siswa memberikan ide yang diperlukan untuk membuat tugas. Melalui pekerjaan rumah ini, guru dapat mengarahkan siswa untuk merefleksikan hasil pekerjaan rumah yang telah dilakukan dengan baik sebagai alasan untuk pekerjaan rumah.
  2. Memberikan Pekerjaan Rumah sebagai Diskusi
    Sebelum melakukan diskusi, siswa membutuhkan bahan yang terkait dengan diskusi. Guru dapat membantu siswa membuat bahan-bahan ini di rumah. Salah satunya dengan membaca artikel. Setelah membaca artikel, siswa menyarankan untuk membaca beberapa pertanyaan tentang isi artikel yang akan dikirim ke guru. Dalam pelajaran berikutnya sebelum diskusi dimulai, guru dapat memastikan semua siswa telah membaca artikel dengan mengajukan beberapa pertanyaan ringan. Setelah itu, diskusi dimulai dengan membahas pertanyaan yang telah dibuat siswa.
  3. Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Mengukur Pemahaman
    Untuk mengukur pemahaman siswa, guru dapat memberikan tugas terkait dengan tugas rumah. Siswa memilih untuk menunjukkan konsep dengan mengelompokkan di depan kelas menggunakan media apa pun yang mereka pilih (drama, seni, penulisan, atau permainan). Dalam hal ini, guru tidak memberikan prioritas akhir, tetapi keakuratan kegiatan di kelas. Dengan demikian, guru mencari siswa untuk menyetujui konsep tersebut, kemudian memberi tahu mereka apakah siswa mengerti atau tidak.
  4. Memberikan Pekerjaan Rumah sebagai Petunjuk Aplikasi
    Setelah menjelaskan langkah-langkah matematika di kelas, guru dapat melihat penerapan langkah-langkah ini dalam berbagai diskusi oleh siswa melalui pekerjaan rumah. Pada awalnya, siswa diarahkan untuk membentuk kelompok-kelompok kecil. Kemudian, guru memberi sepuluh kata masalah. Kemudian, guru meminta setiap kelompok untuk memilih pertanyaan yang diberikan dari setiap kata masalah di mana langkah tersebut diterapkan di dunia nyata. Pertanyaan-pertanyaan dilakukan dalam kelompok di rumah, kemudian disajikan kepada kelas dalam pelajaran berikutnya.
  5. Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Mengingat Fakta
    Beberapa materi yang membahas fakta atau peristiwa yang telah terjadi. Fakta tentang fakta ini dapat membantu siswa. Siswa dapat berkumpul untuk mengumpulkan daftar fakta agar ujian dapat ditransfer. Setelah berkumpul, guru dapat mengkonfirmasi kebenaran fakta. Jika ada sesuatu yang salah, guru dapat mengarahkan siswa untuk memperbaikinya. Kemudian, siswa ditugaskan untuk membuat dan berbagi trik untuk mengingat fakta-fakta ini. Tugas tersebut dapat dilakukan oleh siswa pada individu atau kelompok.
  6. Memberikan Pekerjaan Rumah untuk Menerima Materi Lama
    Pada akhir setiap bulan atau disepakati pada akhir semester, guru dapat membimbing siswa untuk mengingat materi yang disetujui. Bahan-bahan ini mungkin hanya sebagian kecil yang masih pelajar. Oleh karena itu, guru dapat menyediakan rumah untuk meninjau materi. Guru dapat memberikan kuis singkat saat belajar di kelas. Dengan demikian, guru dapat memahami bagian-bagian materi yang dilupakan oleh siswa sehingga mereka dapat memberikan perbaikan pada bagian itu.

Tips lainnya:

Mudah-mudahan dari ke enam poin mengenai Cara Kreatif Memberikan PR (Pekerjaan Rumah) Kepada Siswa di atas dapat menjadi inspirasi bagi Bapak / Ibu Guru.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

11 − 10 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy