KKM K13 SD Revisi 2019 dan 2018 untuk Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

102
kkm k13 sd
kkm k13 sd
Advertisement

Katulis.com – Sudahkah anda melengkapi KKM K13 revisi 2019 dan 2018 untuk SD kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 di semester 1 dan semester 2 sebagai perangkat pembelajaran dalam menghadapi Tahun Ajar terbaru 2019/2020 sekarang ini? Jika ternyata belum, berarti sekarang anda berada di halaman informasi yang tepat.

Telah menjadi sesuatu hal yang wajib, setiap Guru memiliki contoh format KKM sebagai salah satu berkas yang digunakan dalam penetapan nilai ketuntasan minimal para siswa. Nilai KKM dijadikan patokan keberhasilan yang harus dicapai dan sebagai pengukur kemampuan siswa dalam mencapai standar kompetensi.


Model Penetapan Lebih dari satu KKM:
Satuan pendidikan dapat memilih setiap mata pelajaran memiliki KKM yang berbeda. Misalnya, KKM IPA (64), Matematika (60), Bahasa Indonesia (75), dan seterusnya. Di samping itu, KKM juga dapat ditentukan berdasarkan rumpun mata pelajaran (kelompok mata pelajaran). Misalnya, rumpun MIPA (Matematika dan IPA) memiliki KKM 70, rumpun bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) memiliki KKM 75, rumpun sosial (IPS dan PPKn) memiliki KKM 80, dan seterusnya.

Model Penetapan Satu KKM:
Satuan pendidikan dapat memilih satu KKM untuk semua mata pelajaran. Setelah KKM setiap mata pelajaran ditentukan, KKM satuan pendidikan dapat ditetapkan dengan memilih KKM yang terendah, rata-rata, atau modus dari seluruh KKM mata pelajaran.
(sumber: pklk.gtk.kemdikbud.go.id)


Namun sebelum anda menuju ke bagian unduh contoh format KKM, maka sebaiknya pelajari lebih dalam tentang bagaimana cara menentukan nilai Kriteria Ketuntasan Minimal. Karena meskipun sudah ada contoh formatnya, tetapi tetap saja mengetahui bagaimana cara menentukan nilai KKM sudah kewajiban bagi setiap guru.


Fungsi Kriteria Ketuntasan Minimal:
Adapun beberapa fungsi KKM adalah sebagai berikut:
1. sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi peserta didik sesuai kompetensi dasar mata pelajaran yang diikuti. Pendidik harus memberikan respon yang tepat terhadap pencapaian kompetensi dasar dalam bentuk pemberian layanan remedial atau layanan pengayaan;
2. sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran;
3. dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah; 4. merupakan kontrak pedagogik antara pendidik dengan peserta didik dan antara satuan pendidikan dengan masyarakat;
5. merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran.

Secara teknis prosedur penentuan KKM dapat dilakukan dengan cara berikut.
1. Menghitung jumlah KD setiap mata pelajaran pada masing-masing tingkat kelas dalam satu tahun pelajaran.
2. Menentukan nilai aspek karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas materi/kompetensi), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung). Dengan mencari rata-rata 3 aspek tersebut maka akan menjadi KKM KD pengetahuan dan keterampilan. Adapun yang dimaksud dengan 3 aspek tersebut adalah:
a. Karakteristik Peserta Didik (Intake) • Karakteristik peserta didik (intake) bagi peserta didik baru (kelas 1 SD) melalui hasil tes awal yang dilakukan oleh sekolah, peserta didik baru (kelas VII) antara lain memperhatikan rata-rata nilai rapor SD, nilai ujian sekolah SD, nilai hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP. • memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentikasi antara lain berdasarkan hasil ujian jenjang sebelumnya, atau nilai rapor sebelumnya.
b. Karakteristik Mata Pelajaran (Kompleksitas) Karakteristik Mata Pelajaran (kompleksitas) adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mata pelajaran, yang dapat ditetapkan antara lain melalui expert judgment guru mata pelajaran melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah, dengan memperhatikan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu tidaknya pengetahuan prasyarat.
c. Kondisi Satuan Pendidikan (Daya Dukung) Kondisi Satuan Pendidikan (Daya Dukung) meliputi antara lain (1) kompetensi pendidik (misalnya nilai Uji Kompetensi Guru); (2) jumlah peserta didik dalam satu kelas; (3) predikat akreditasi sekolah; dan (4) kelayakan sarana prasarana sekolah. (sumber: pklk.gtk.kemdikbud.go.id)


Pada intinya ada saat penentuan KKM, satuan pendidikan mempertimbangkan kompleksitas muatan/mata pelajaran, karakteristik peserta didik, dan daya dukung satuan pendidikan, itu sudah seharusnya.

Unduh Kumpulan KKM K13 untuk SD kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Guna mendukung anda berlatih maupun dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran secara langsung, maka kumpulan format kriteria ketuntasan minimal khusus SD ini kami sediakan secara lengkap. Silahkan diunduh saja melalui link halaman di bawah ini:

Berhubung Kriteria Ketuntasan Minimal yang menentukan kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan atau penguasaan terhadap suatu kompetensi pengetahuan dan keterampilan, jangan heran kalau nilai tersebut dimusyawarahkan/didiskusikan oleh guru-guru dalam mengambil keputusan (penetapan nilai).


Contoh Penetapan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)

Proses penentuan KKM, satuan pendidikan mempertimbangkan kompleksitas muatan/mata pelajaran, karakteristik peserta didik, pendidik dan daya dukung satuan pendidikan. Satuan Pendidikan menetapkan KKM yang disusun oleh pendidik melalui rapat dewan guru. Berikut ini merupakan contoh penentuan KKM.

Sebagai contoh, lihat tabel penetapan kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran matematika di bawah ini:

penetapan kkm
penetapan kkm

Setelah melihatnya, kami meyarankan supaya Bapak/Ibu Guru segera praktek dengan mengikuti beberapa tahap tugas di bagian bawah beriku tini:

  1. Hitung jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap muatan pelajaran setiap kelas dalam satu
    tahun pelajaran.
  2. Tentukan komponen-komponen yang termasuk aspek kompleksitas, intake, pendidik
    dan daya dukung.
  3. Tentukan nilai untuk setiap aspek dengan skala 0-100.
  4. Tentukan skor tiap aspek.
  5. Tentukan KKM setiap KD.
  6. Tentukan KKM setiap muatan pelajaran.

Contoh Format KKM yang akan Bapak/Ibu download ini dibuat pada aplikasi Microsoft Excel untuk memudahkan Guru dalam menghitung rata-rata nilai secara otomatis, karena seperti yang kita ketahui bahwa Ms. Office excel ini merupakan software pengolah data sejuta umat. Dengan demikian pada saat penghitungan nilai sesuai dari beberapa data maka hasilnya bisa ditemukan secara otomatis.

Setelah anda memahami lebih jauh tentang bagaimana cara menentukan kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan mengunduh beberapa contoh format sesuai kelas dan mata pelajaran yang telah kami semat di beberapa paragraf atas, maka silahkan diperiksa, dipertimbangkan dan diperbaiki jika terjadi kekeliruan isi di dalamnya.

Demikian informasi tentang KKM Kurikulum 2013 revisi 2019 dan 2018 untuk digunakan pada semester Ganjil dan Genap di SD kelas 1 sampai dengan 6. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − four =